Polling

Bagaimana Pendapat Anda mengenai kinerja DKK Sukoharjo?

Artikel

GANGGUAN KESEHATAN YANG TIMBUL KARENA TANAMAN BERACUN (BAGIAN 1)

Kategori: Artikel, ditulis oleh Adminsitrator Website
Thursday, 05 December 2013 14:25

Tanaman mampu menimbulkan efek tidak menyenangkan bahkan mematikan pada manusia karena adanya senyawa kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya atau karena adanya organ perlindungannya. Masing-masing jenis senyawa kimia tersebut tentunya menimbulkan reaksi yang berbeda-beda pada manusia, bahkan reaksi yang ditimbulkan tersebut tidak sama antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. Efek bahaya apa saja yang mampu ditimbulkan oleh tumbuhan beracun? Dalam pembahasan ini akan disampaikan bahaya apa saja yang mampu ditimbulkan oleh tumbuhan beracun terhadap manusia yaitu mulai dari yang ringan berupa reaksi alergi sampai yang berat berupa kematian.

  1. Gangguan pada kulit (reaksi alergi)

Alergi adalah suatu kondisi sensitif (kepekaan) yang tidak biasa dimana terjadi pada orang-orang tertentu yang umumnya jika terkena pada orang lain merupakan hal biasa atau tidak berbahaya. Zat atau materi yang menyebabkan kepekaan pada seseorang disebut alergen (zat yang menyebabkan alergi).

Spora beberapa jenis jamur, gangguan tanah, dan serbuk sari beberapa jenis bunga sudah mampu menimbulkan reaksi alergi pada seseorang yang sensitif. Biasanya materi tersebut berukuran sangat kecil dan tidak kasat mata sehingga mudah diterbangkan oleh angin. Seseorang tidak mungkin menyadari kehadirannya sampai suatu saat menimbulkan reaksi alergi misalnya gatal-gatal atau kulitnya ruam-ruam dan melepuh.

Sedangkan trauma pada kulit yang disebabkan oleh tanaman kemungkinan karena kontak dengan organ perlindungannya seperti duri, rambut atau bulu yang tumbuh di permukaan daun dan batang, serta lapisan tanduk atau lilin di permukaan tanaman. Organ perlindungan tanaman seperti duri, bulu dan rambut tanaman dapat menjadi perantara bakteri dan spora jamur masuk ke dalam kulit ketika kontak atau terjadi pelukaan dipermukaan kulit. Derajat reaksi dari kulit tergantung dari konsentrasi dari iritan dan lama kontak dengan bahan iritan.

Contoh tanaman:

  1. Argemone mexicana (Jeruju)

http://www.anniesannuals.com/signs/a/images/argemone_mexicana_close.jpg

Duri-duri yang tersebar di seluruh bagian tanaman mulai dari batang, daun dan buah jika terkena pada bagian tubuh akan menyebabkan rasa sakit dan nyeri selanjutnya timbul gatal-gatal meskipun lama-lama akan hilang dengan sendirinya.

  1. Euphorbia mili (Mahkota Duri)

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/97/Euphorbia_milii_2.JPG/683px-Euphorbia_milii_2.JPG

Getah dari tanaman ini juga bisa mengakibatkan ruam kulit (dermatitis) pada sebagian orang yang alergi. Sedangkan durinya jika terkena kulit akan mengakibatkan nyeri panas yang bisa berlangsung beberapa lama, kadang-kadang bisa mengakibatkan pembengkakan.

  1. Euphorbia pulcherima (Bunga Racunan)

http://www.igarden.com.au/pics/euphorbia%20pulcherrima-lrg.jpg

Beberapa orang kadang mengalami gejala alergi pada kulitnya jika terkena getah dari tanaman ini.

  1. Euphorbia tirucali (Kayu Urip, Patah Tulang)

http://english.scib.cas.cn/plants/201005/W020100517662747579706.jpg

Tanaman ini mengandung bahan yang sangat beracun dalam getahnya yang dapat menyebabkan ruam kulit (dermatitis) pada sebagian orang dan beberapa kasus menyebabkan keracunan jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar.

  1. Gangguan sistem gastro-enterik

Gangguan gastro-enterik yang disebabkan oleh reaksi kontak langsung maupun tidak langsung dengan tanaman sangat bervariasi, mulai dari perasaan terbakar di mulut, kerongkongan, leher terasa tercekik, mual, muntah ringan sampai hebat, kolik dan diare. Efek gangguan gastro-enterik dari tanaman berbahaya diklarifikasikan berdasarkan gejala yang timbul yaitu:

  1. Menyebabkan iritasi mulut dan kerongkongan

Beberapa tanaman karena kandungan senyawa aktif tertentu kalau sampai termakan dalam keadaan kentah, menyebabkan sensasi rasa terbakar di mulut ataupun di kerongkongan. Umumnya tanaman yang menyebabkan reaksi tersebut mengandung kalsium oksalat yang tidak larut dalam air yang terdapat dalam bundel halus yang disebut “rapide”. Rapide berfungsi melepas jarum-jarum kalsium oksalat ketika kontak dengan air.

Sensasi rasa terbakar di mulut setelah menggigit atau mengunyah bagian tanaman yang mengandung senyawa tersebut juga dibarengi dengan produksi kelenjar ludah yang semakin banyak. Selanjutnya juga tanaman yang mengandung golongan resin dan protoenemonine dapat menyebabkan gelembung-gelembung dan pembengkakan di bibir, lidah, kerongkongan dan saluran pencernaan. Namun tanaman ini jarang bereaksi langsung ketika baru menempel di dalam mulut, reaksi alergi baru keluar ketika bahan tertelan.

  1. Dieffenbachia sequine Jaqc (Sri Rejeki)

http://botanicalillustrations.org/ILLUSTRATIONS_thumbnails/113802.jpg

Jika batang atau daun tanaman ini dikonsumsi akan mengakibatkan lidah atau mulut terasa terbakar kemudian melepuh.

  1. Gloriosa superba (Kembang sungsang, mandalika)

http://www.potomaclilysociety.org/Gloriosa%20superba%20big%2001575_RJ.JPG

Umbi kembang sungsang mengandung senyawa alkaloda yang bersifat sangat beracun. Jika umbi ini termakan akan mengakibatkan bibir melepuh, mulut dan lidah bengkak dan kerongkongan terasa terbakar.

  1. Isotoma longiflora (Tolod)

http://2.bp.blogspot.com/-4ozJfD6cnoo/UkpNT9aWR9I/AAAAAAAAAKM/vN02KoXYbN8/s1600/kitolod-herbal.JPG

Hanya dengan sedikit termakan daunnya saja sudah cukup membuat mulut terbakar, lidah melepuh dan kerongkongan sakit.

  1. Ricinus communis (Jarak kepyar, kastrol)

http://us.123rf.com/400wm/400/400/stocksnapper/stocksnapper0807/stocksnapper080700007/3401792-castor-oil-plant-ricinus-communis.jpg

Akibat keracunan biji jarak dapat menyebabkan mulut dan kerongkongan terasa terbakar, merasa kehausan terus-menerus walaupun telah banyak minum.

(Sumber: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional)

Artikel Lainnya

Artikel, Tuesday, 02 December 2014 12:32
Artikel, Tuesday, 11 November 2014 14:14
Artikel, Tuesday, 21 October 2014 13:47
Gallery Foto
Copyright © 2017 All Right Reserved, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.