Polling

Bagaimana Pendapat Anda mengenai kinerja DKK Sukoharjo?

Artikel

LALAT DAN PATHOGEN YANG DI BAWANYA

Kategori: Artikel, ditulis oleh Adminsitrator Website
Sunday, 18 January 2015 14:45

Lalat merupakan salah satu serangga yang termasuk ke dalam ordo Diptera. Beberapa spesies lalat merupakan spesies yang paling berperan dalam masalah kesehatan masyarakat, yaitu sebagai vektor penularan penyakit. Peranan lalat dalam menyebarkan penyakit adalah sebagai vektor mekanik dan vektor biologis. Sebagai vektor mekanis lalat membawa bibit-bibit penyakit melalui anggota tubuhnya. Tubuh lalat mempunyai banyak bulu-bulu terutama pada kakinya. Bulu-bulu yang terdapat pada kaki mengandung semacam cairan perekat sehingga benda-benda yang kecil mudah melekat.

Kelompok lalat yang sering datang ke pemukiman manusia dan sering mengadakan kontak dengan manusia adalah dari famili Calliphoridae terutama dari jenis Chrysomia megacephala atau lalat hijau dan dari famili Muscidae yaitu dari jenis Musca domestica Linnaeus yang lebih dikenal sebagai lalat rumah, lalat biru (Calliphora vomituria) dan lalat rumah kecil (Fannia canicularis).

JENIS-JENIS LALAT

  1. Asilidae : Asilidae adalah keluarga lalat perampok. Mereka kekar berbulu yang terbang dengan singkat, tajam, mulut mengisap kokoh. Nama "perampok terbang" mencerminkan kebiasaan terkenal agresif mereka predator, mereka makan serangga lain dan mereka menunggu untuk menyergap dan menangkap mangsanya dalam penerbangan.
  2. Bibionidae : Lalat Maret adalah keluarga lalat (Diptera) dengan sekitar 650-700 spesies yang dikenal di seluruh dunia
  3. Calliphoridae : Calliphoridae (umumnya dikenal sebagai lalat (atau blow-lalat), lalat bangkai, bluebottles, greenbottles, atau lalat cluster) adalah keluarga serangga dalam ordo Diptera, dengan sekitar 1.100 jumlah spesies yang dikenal. Lalat ini dapat dilihat di tempat-tempat sampah dengan warna hijau mengkilat.
  4. Drosophilidae : Drosophilidae adalah keluarga lalat buah. Keluarga lain dari lalat tersebut yaitu Tephritidae juga termasuk lalat buah. Spesies yang paling terkenal dari Drosophilidae adalah Drosophila melanogaster, dalam genus Drosophila, dan spesies ini digunakan secara luas untuk studi tentang genetika, pengembangan, fisiologi, ekologi dan perilaku. Lalat buah ini sebagian besar terdiri dari pasca-mitosis sel, memiliki umur yang sangat singkat, dan menunjukkan penuaan bertahap.
  5. Syrphidae : Hoverflies, kadang-kadang disebut lalat bunga atau lalat syrphid. Mereka sering terlihat melayang untuk mencari nektar pada bunga. Dewasa makan nektar dan serbuk sari, sedangkan larva (belatung) makan berbagai macam makanan. Larva saprotrophs makan tanaman membusuk dan materi hewan di tanah atau di kolam dan sungai. Dalam spesies lain, larva adalah serangga dan memangsa kutu daun, thrips, dan lainnya serangga penghisap tanaman.
  6. Tabanidae : Lalat Kuda adalah nama yang paling banyak digunakan bahasa Inggris umum untuk anggota keluarga Tabanidae. Terlepas dari nama umum "lalat kuda", lalat ini masuk kategori besar menggigit, pengisap darah. Tabanidae dikenal juga sebagai lalat angin, clegs atau clags, lalat rusa, gadflies, atau zimbs. Di beberapa daerah Kanada, mereka juga dikenal sebagai Lalat Anjing Bull.
  7. Sarcophagidae : Lalat dalam keluarga Sarcophagidae umumnya dikenal sebagai lalat daging. Mereka berbeda dari lalat yang lain, bahwa mereka ovoviviparous, oportunis penyetoran menetas atau belatung menetas bukan telur pada bangkai, kotoran, bahan membusuk, atau luka terbuka mamalia. Beberapa larva lalat daging adalah parasit internal serangga lain seperti Orthoptera, dan beberapa, di Miltogramminae khususnya, merupakan kleptoparasites dari Hymenoptera soliter.
  8. Stratiomyidae : Lalat prajurit (Stratiomyidae) adalah keluarga lalat Orthorrhapha, sekitar 1.500 spesies di seluruh dunia sekitar 400 genera. Dewasa ditemukan di dekat habitat larva. Larva dapat ditemukan di lahan basah dan tempat-tempat lembab di dalam tanah, di bawah kulit, dan kotoran hewan dan bahan organik yang membusuk. Mereka ada dalam ukuran dan bentuk, mereka umumnya cenderung hijau, atau agak wasplike, ditandai dengan warna hitam dan kuning atau hijau dan kadang-kadang logam. Mereka lalat yang agak aktif yang biasanya beristirahat dengan sayap mereka ditempatkan satu di atas yang lain diatas perut.
  9. Dolichopodidae : Dolichopodidae, lalat yang berkaki panjang, meerupakan keluarga besar lalat sejati dengan lebih dari 7.000 spesies dijelaskan dalam sekitar 230 genera menyebar di seluruh dunia. Dolichopus genus adalah yang paling spesial, dengan beberapa 600 spesies. Mereka umumnya berukuran kecil sampai besar, mata menonjol dan cast logam untuk penampilan mereka, meskipun terdapat variasi yang diamati. Kebanyakan memiliki kaki panjang, meskipun beberapa tidak
  10. Diopsidae : Diopsidae adalah famili dari lalat bermata tangkai. Famili lalat ini dibedakan oleh kepemilikan eyestalks: proyeksi dari sisi kepala dengan mata di akhir. Beberapa spesies lalat dari keluarga dipteran lain seperti Drosophilidae dan Tephritidae antena di sebelah mata pada akhir tangkai.
  11. Tephritidae : Tephritidae adalah salah satu dari dua keluarga lalat yang disebut sebagai "lalat buah", keluarga lain yang Drosophilidae. Tephritidae tidak termasuk organisme model biologis dari Drosophila genus (di Drosophilidae keluarga), yang sering disebut "lalat buah umum". Ada hampir 5.000 spesies dijelaskan dari lalat buah tephritid, dikategorikan dalam hampir 500 genera. Tephritidae kadang-kadang disebut lalat merak, mengacu pada tanda-tanda yang berwarna-warni.
  12. Bombyliidae : Bombyliidae adalah lalat yang terdiri dari ratusan genus. Mereka terdiri dari berbagai ukuran dari yang sangat kecil (2 mm) sampai sangat besar untuk ukuran Z lalat (lebar sayap beberapa mm 40). Dewasa umumnya memakan nektar dan serbuk sari, beberapa berperan sebagai penyerbuk yang penting, proboscise sangat panjang disesuaikan dengan tabung bunga yang sempit.
  13. Muscidae : Muscidae adalah keluarga lalat yang ditemukan dalam superfamili Muscoidea. Muscidae ditandai dengan segmen apikal antena yang berbulu, dan bagian basal halus. Lalat ini adalah lalat yang sering kita jumpai di rumah-rumah. Mereka dapat tertarik ke berbagai zat termasuk gula, keringat, air mata dan darah. Larva dapat hidup di berbagai habitat termasuk vegetasi yang membusuk, tanah kering dan basah, sarang serangga dan burung, air tawar, dan bangkai. Musca domestica, adalah spesies yang paling dikenal dan paling penting.

PATOGEN YANG DIBAWA

Bakteri yang ditemukan di per mukaan luar tubuh lalat antara lain Enterobacteriaceae yaitu Enterobacter aerogenes, Escherichia coli, Proteus sp. dan Serratia marcescens serta satu jenis bakteri basil dari genus Bacillus sp.

  1. Enterobacter aerogenes

Enterobacter aerogenes adalah gram negatif (noda merah muda dengan pewarnaan Gram) bakteri. Ini adalah kecil, berbentuk batang bakteri yang tumbuh di halus, bulat, koloni putih. Kadang-kadang, tetapi tidak selalu, bakteri motil. Enterobacter aerogenes terutama menyebabkan infeksi nosokomial.

  1. Escherichia coli

Escherichia coli berbentuk besar (2-3 mm), circular, konveks dan koloni tidak berpigemn pada nutrient dan media darah. Escherichia coli dapat bertahan hingga suhu 60°C selama 15 menit atau pada 55°C selama 60 menit.Escherichia coli dapat menyebabkan terjadinya epidemik penyakit-penyakit saluran pencernaan makanan seperti kolera, tifus, disentri, diare dan penyakit cacing.

  1. Proteus sp.

Proteus sp termasuk dalam famili Entero bacteriaceae bakteri bentuk batang, gram negatif, tidak berspora, tidak berkapsul, berflagel peritrik, kuman ini berukuran 0,4 – 0,8 x 1,0 – 3,0 mm. Proteus sptermasuk dalam bakteri non laktosa fermenter, bersifat fakultatif aerob/anaerob. Proteus sp menyebabkan infeksi saluran kemih atau kelainan bernanah seperti abses, infeksi luka, Proteus sp ditemukan sebagai penyebab diare pada anak-anak dan menimbulkan infeksi pada manusia

  1. Bacillus sp.

Bacillus sp merupakan bakteri Gram positif, berbentuk batang, dapat tumbuh pada kondisi aerob dan anaerob. Sporanya tahan terhadap panas (suhu tinggi). Bacillus sp. merupakan agen penyakit dari beberapa penyakit seperti infeksi kulit, paru, usus, dan selaput otak. Selain itu, beberapa tipe Bacillus sp. dipastikan sebagai penyebab suatu kasus keracunan makanan.

  1. Serratia marcescens

Serratia marcescens merupakan salah satu jenis bakteri gram negatif dari famili Enterobacteriaceae. Bakteri ini berbentuk basil (bulat lonjong) dan beberapa galur membentuk kapsul, termasuk bakteri yang bergerak dengan cepat (motil) karena mempunyai flagela peritrik, dapat tumbuh dalam kisaran suhu 5o -40o C dan dalam kisaran pH antara 5-9. Serratia marcescens, dapat menyebabkan infeksi serius pada luka bekas jahitan, paru, dan peritoneum.

PENGENDALIAN LALAT

  1. Mengurangi/menghilangkan tempat perkembangbiakan lalat
  2. Mengurangi sumber yang menarik lalat
  3. Mencegah kontak antara lalat dengan kotoran yang mengandung kuman penyakit
  4. Melindungi makanan, peralatan makan dan orang yang kontak dengan lalat

Artikel Lainnya

Artikel, Wednesday, 23 April 2014 14:46
Artikel, Monday, 11 November 2013 14:30
Artikel, Tuesday, 10 February 2015 14:11
Gallery Foto
Copyright © 2017 All Right Reserved, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.