Polling

Bagaimana Pendapat Anda mengenai kinerja DKK Sukoharjo?

Berita

Lomba Balita Sehat Indonesia Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2019

Kategori: Berita, ditulis oleh Adminsitrator Website
Thursday, 25 April 2019 11:40

Anak sebagai potensi dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa mendapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk hidup,tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan,bahwa kewajiban dan tanggung jawab negara, pemerintah,masyarakat,keluarga dan orang tua untuk melindungi dan menjamin hak asasi setiap anak. Orang tua dan keluarga berkewajiban memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan, berpartisipasi serta melindungi anak dari diskriminasi dan kekerasan.

Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya, ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik,mental,emosional maupun sosial serta memiliki intelgensi majemuk sesuai potensi genetiknya.   

Berbeda dengan otak orang dewasa, otak balita lebih plastis. Plastisitas otak pada balita mempunyai sisi positif dan negatif. Sisi positifnya, otak balita lebih terbuka untuk proses pembelajaran dan pengkayaan. Sisi negatifnya, otak balita lebih peka terhadap lingkungan utamanya lingkungan yang tidak mendukung seperti asupan gizi yang yang tidak adekuat, kurang stimulasi dan tidak mendapat pelayanan kesehatan memadai. Oleh karena masa lima tahun pertama kehidupan merupakan masa yang sangat peka terhadap lingkungan dan masa ini berlangsung sangat pendek serta tidak dapat diulang lagi, maka masa balita disebut ’’Masa Keemasan ’’ (Golden Preriod), ’’Jendela Kesempatan”(Window of Opportunity), dan ’’Masa kritis”(Critical Period).Kegiatan penjaringan/seleksi Balita Sehat melalui Lomba Balita Sehat untuk mengukur sejauh mana kesadaran, pengetahuan dan kemandirian orang tua dalam membina per    tumbuhan dan perkembangan balitanya.

Sehubungan dengan pentingnya kegiatan tersebut maka Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Seksi Kesga Gizi menyelenggarakan Lomba Balita Sehat Tingkat Kabupaten pada Rabu, 24 April 2019 yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. Adapun peserta yang mengikuti terdiri dari pemenang lomba balita tingkat kecamatan se Kabupaten Sukoharjo yang telah diadakan sebelumnya di masing-masing kecamatan.

Lomba Balita Sehat Tingkat Kabupaten dilaksanakan untuk mendapatkan Balita sehat dan sekaligus sebagai wakil peserta lomba Balita Sehat di tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan   diselenggarakan pada bulan Agustus 2019.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah:

  • Meningkatkan kualitas kegiatan Posyandu dalam rangka menjaring bakal calon peserta lomba.
  • Meningkatkan pemahaman ibu balita didalam mengasuh,mendidik,dan memberikan kebutuhan bagi balitanya.
  • Meningkatkan kesadaran Ibu Balita akan pentingnya pola asuh anak.

Juri dari kegiatan ini sebanyak 13 orang yang terdiri dari profesi Dokter Spesialis Anak, Dokter Gigi, Psikologi, Ahli Gizi, Bidan, Tim Penggerak PKK, DPPKBP3A, dan IPANI.

Lomba Bayi/Balita kelompok umur 06 s.d. 24 bulan, Juara I diraih oleh Bayi Hanif Saghara Mitharu dari Kecamatan Sukoharjo, Juara II diraih oleh Bayi Alifiandra Farzan dari kecamatan Polokarto, dan Juara III diraih oleh Bayi Anindya Salma Maulida dari kecamatan Tawangsari.

Lomba Bayi/Balita kelompok umur 02 s.d. 5 tahun, Juara I diraih oleh Anak Nur Lathifah Dewi Wibawati dari Kecamatan Kartasura, Juara II diraih oleh Anak Harumi Wiriya Rinjani dari kecamatan Nguter, dan Juara III diraih oleh Anak Radhitya Kevin Abimanyu dari kecamatan Baki.

Berita Lainnya

Gallery Foto
Copyright © 2017 All Right Reserved, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.