DKK Sukoharjo Matangkan Rencana Kerja 2027, Fokus Penguatan Layanan hingga Transformasi Digital!

Dipublish 24 Februari 2026 16:32 WIB

46
Berita
260622115125-dkk-sukoharjo-matangkan-rencana-kerja-2027-fokus-penguatan-layanan-hingga-transformasi-digital.jpg Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mematangkan rencana kerja tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Selasa (24/2/2026).

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mematangkan rencana kerja tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Selasa (24/2/2026).

Kepala DKK Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu mengatakan forum perangkat daerah ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Tujuannya untuk menyelaraskan program dan kegiatan Dinas Kesehatan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukoharjo.

“Forum perangkat daerah ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan. Kami ingin memastikan program kesehatan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat serta selaras dengan RPJMD,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Tuti sapaan akrabnya menjelaskan, terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi fokus dalam rencana kerja 2027. Di antaranya penguatan layanan kesehatan primer, percepatan Universal Health Coverage (UHC), penanganan stunting dan gizi, penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, serta pengendalian penyakit menular dan tidak menular.

Selain itu, transformasi digital kesehatan serta peningkatan mutu dan keselamatan pasien juga menjadi prioritas program unggulan Bupati Sukoharjo untuk tahun 2027.

“Program unggulan Bupati ini akan kami laksanakan beserta inovasi-inovasi yang dikembangkan di daerah-daerah, termasuk di lokus-lokus Puskesmas. Alhamdulillah, dari tiga prioritas utama tersebut semuanya memiliki inovasi dan kontribusi yang menjadikan Sukoharjo semakin unggul, tentunya dengan kolaborasi berbagai pihak dalam menangani persoalan kesehatan prioritas,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, DKK juga membuka ruang diskusi bagi para peserta yang terdiri dari pemangku kepentingan terkait. Para undangan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, saran, dan masukan yang nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan program kerja tahun 2027.

Perencanaan, lanjutnya, diawali dari Musrenbang dan tahapan lainnya, kemudian diperdalam melalui forum perangkat daerah. Seluruh masukan yang disampaikan akan dianalisis dan dievaluasi kembali sebagai bahan perbaikan perencanaan.

“Masukan yang disampaikan dalam forum ini pasti kami tindak lanjuti. Justru di forum ini kami membuka seluas-luasnya partisipasi masyarakat agar perencanaan yang kami susun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf