Kepala Dinas

dr. YUNIA WAHDIYATI

"Taking care of your mental of physical health is just as important as any career move or responsibility"

Mireille Guiliano
Artikel

MEROKOK

Kategori: Artikel, ditulis oleh Adminsitrator Website
Thursday, 20 August 2015 11:10

Definisi

Merokok merupakan suatu aktifitas membakar gulungan tembakau yang berbentuk rokok ataupun pipa lalu menghisap asapnya kemudian menelan atau menghembuskannya keluar melalui mulut atau hidung sehingga dapat juga terhisap oleh orang-orang disekitarnya.

Kategori Perokok

Kategorikan perokok berdasarkan jumlah konsumsi

rokok harian yaitu:

  1. Perokok ringan (1–10 batang/ hari)
  2.  Perokok sedang (11–20 batang/ hari)
  3.  Perokok berat (> 20 batang/ hari)

Perokok yang mengkonsumsi rokok dalam jumlah yang lebih kecil memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk berhenti merokok

Zat Berbahaya Dalam Rokok

  1. Nikotin

Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
Pengaruh bagi tubuh manusia :

  • menyebabkan kecanduan / ketergantungan
  • merusak jaringan otak
  • menyebabkan darah cepat membeku
  • mengeraskan dinding arteri
  1. Tar

Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia :

  • membunuh sel dalam saluran darah
  • Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
  • Menyebabkan kanker paru-paru
  1. Karbon Monoksida

Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :

  • mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
  • menghalangi transportasi dalam darah
  1. Zat Karsinogen

Pengaruh bagi tubuh manusia adalah memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

  1. Zat Iritan
  • Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
  • Menyebabkan batuk


Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

 

Bahaya Merokok

  1. Kanker

Merokok dapat menyebabkan sekitar 90% kematian akibat kanker paru-paru pada pria serta 80% pada wanita. Resiko kematian karena faktor kanker paru-paru dapat 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada wanita yang merokok dibandingkan pada mereka yang bukan tidak merokok. Pada sebuah riset menunjukkan bahwa bukan perokok yang tinggal bersama perokok memiliki resiko 24% lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker paru-paru dibandingkan bukan perokok pada umumnya. Bahaya merokok juga dapat menyebabkan kanker kantung kencing, ginjal, faring, esopagus, rongga mulut, serviks, pita suara, pankreas, dan perut.

  1. Gangguan pernafasan

Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko kematian karena penyakit paru-paru yang kronis sampai 10 kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru-paru kronis disebabkan karena merokok.

  1. Gangguan janin

Kebiasaan merokok juga akan berdampak buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin yang terdapat dalam kandungan, termasuk kemandulan, keguguran, kematian janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, serta sindrom kematian mendadak bayi.

  1. Penyakit jantung

Merokok dapat menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi seperti ini merupakan penumpukan zat lemak pada arteri, lemak dan plak memblok aliran darah serta dapat membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini yang dapat menyebabkan penyakit jantung.Jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras dan tekanan ekstra yang pada akhirnya menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika salah satu arteri atau bahkan lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung mungkin dapat terjadi.Semakin banyak rokok yang telah dihisap dan semakin lama seseorang tersebut merokok, semakin besar pula kesempatan untuk mengembangkan penyakit jantung atau stroke.

  1. Penyakit paru-paru

Risiko terkena penyakit seperti pneumonia, emfisema, atau bronkitis kronis dapat meningkat karena kebiasaan merokok. Penyakit ini disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit paru-paru tersebut dapat berlangsung dan bertambah buruk seiring dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Menurut American Cancer Society, orang yang telah berumur 40 tahun dapat menderita emfisema atau bronkitis, tetapi dengan gejala yang jauh lebih buruk pada kemudian hari.

  1. Diabetes

Menurut Cleveland Clinic, kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Bahaya rokok juga menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit jantung, penyakit mata, stroke, penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, dan masalah kaki.

  1. Menyebabkan kebutaan

Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang dialami pada orang tua. Dalam studi yg diterbitkan 'Archives of Ophthalmology' orang yang merokok 4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan orang-orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yangg merusak makula, pusat retina, serta dapat menghancurkan penglihatan sentral tajam.

  1. Penyakit mulut

Penyakit mulut yang disebabkan karena rokok antara lain seperti kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, dan nafas.

  1. Impotensi

Rokok adalah faktor resiko utama penyakit pembuluh darah perifer yang akan mempersempit pembuluh darah pembawa darah ke seluruh tubuh. Pembuluh darah pada alat reproduksi pria kemungkinan dapat terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yang berukuran kecil dan dapat mengakibatkan disfungsi impoten.

Tips Berhenti Merokok

  1. Perkuat alasan mengapa Anda ingin berhenti merokok

Perkuat alasan kepada diri Anda sebelum memutuskan untuk berhenti merokok. Alasan "tidak baik bagi kesehatan" saja bukanlah hal yang cukup. Untuk meningkatkan motivasi, Anda memerlukan alasan yang lebih kuat dan masuk akal bagi diri Anda sendiri. Alasan-alasan seperti : menghindari keluarga dari asap rokok, ingin terlihat lebih muda, menjaga penampilan atau menghindari kanker paru-paru dapat menjadi jawaban dari tujuan Anda tersebut.

  1. Mintalah dukungan keluarga, teman atau lingkungan sekitar Anda

Beritahu keluarga, teman atau lingkungan sekitar saat Anda sedang menjalani proses berhenti merokok. Tindakan ini dapat memberikan perubahan berarti bagi Anda. Berbicara dengan kelompok atau terapis mampu membantu Anda mengidentifikasi strategi dan tindakan Anda untuk berhenti. Gabungkan terapi dengan obat-obatan yang mampu meningkatkan niat Anda untuk berhenti merokok.

  1. Melakukan terapi

Membuang rokok dan menyatakan Anda telah berhenti total memanglah tidak semudah yang Anda bayangkan. 95% orang yang mencoba untuk berhenti merokok tanpa terapi akan kembali menyentuh rokok. Mereka berdalih dengan alasan nikotin pada rokok yang menyebabkan ketergantungan. Otak menjadi terbiasa dengan nikotin dan sangat membutuhkannya.

  1. Berolahraga

Aktifitas fisik dapat membantu Anda mengurangi candu nikotin. Ketika rokok 'memanggil' Anda, segera siapkan sepatu olahraga di dekat Anda. Olahraga ringan seperti berjalan bersama binatang peliharaan juga dapat membantu Anda. Kalori berlebih yang Anda buang juga dapat menangkal penambahan berat badan saat Anda berhenti merokok. Hiruplah dalam-dalam udara segar di pagi hari sewaktu Anda berolahraga, nimatilah kesegarannya itu dapat membersihkan paru-paru Anda dari sisa-sisa asap rokok yang mengendap selama ini.

  1. Konsumsi buah-buahan dan sayuran

Jangan melakukan diet saat Anda sedangproses menghentikan kebiasaan merokok, tapi berfokuslah pada makanan sehat berupa sayuran, buah-buahan serta makanan rendah kalori lainnya. Penelitian oleh Duke University mengatakan bahwa makanan tersebut mampu menjadikan rokok terasa buruk.

  1. Mintalah obat dokter

Konsultasikan dengan dokter Anda dan tanyakan kepada mereka tentang resep obat apa yang harus Anda konsumsi. Saat ini terdapat pil yang mampu mengurangi rasa lapar yang mempengaruhi zat kimia dalam otak. Obat tersebut juga menjadikan rokok sebagai aktivitas yang kurang memuaskan, serta membantu mengurangi gejala depresi atau sulit berkonsentrasi.

Para perokok bukanlah pengidap suatu penyakit menular yang perlu dijauhi, merokok hanya lebih dikarenakan masalah kejiwaan seseorang saja. Para pecandu rokok sangat memerlukan dorongan serta motivasi dari dalam dan luar dirinya agar bisa berhenti secara total. Semoga Anda para perokok saat ini dapat bijaksana dalam menyikapi kebiasaan Anda, sayangilah tubuh Anda agar selalu tetap sehat. Mintalah bantuan kepada Tuhan, agar Anda dapat tetap kuat menahan godaan untuk kembali merokok.

Artikel Lainnya

Artikel, Thursday, 05 December 2013 14:25
Artikel, Tuesday, 13 January 2015 14:03
Artikel, Wednesday, 16 April 2014 14:50
Gallery Foto
Copyright © 2019 All Right Reserved, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.