Kepala Dinas

dr. YUNIA WAHDIYATI

"Taking care of your mental of physical health is just as important as any career move or responsibility"

Mireille Guiliano
Artikel

OBESITAS / KEGEMUKAN

Kategori: Artikel, ditulis oleh Adminsitrator Website
Tuesday, 22 September 2015 10:58

Definisi Obesitas

Obesitas adalah kondisi berat tubuh melebihi berat tubuh normal akibat tertimbunnya lemak. Obesitas disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah energi yang masuk dengan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai fungsi biologis seperti pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, pemeliharaan kesehatan.

 

Kategori Obesitas

Obesitas dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu :

  1. Obesitas ringan jika kelebihan berat badan antara 20% sampai 40%
  2. Obesitas sedang jika kelebihan berat badan antara 41% sampai 100%
  3. Obesitas berat jika kelebihan berat badan melebihi 100%

 

Penyebab Obesitas

  1. Kekurangan Tiroid

Kekurangan kadar tiroid akan membuat lemak dalam tubuh sangat susah untuk dicairkan atau dibakar sehingga penumpukan lemak terus terjadi. Kekurangan tiroid dalam tuuh juga berdampak pada nafsu makan yang meningkat apalagi pada jenis makanan yang mengandung lemak tinggi. Peristiwa ini lebih sering dialami oleh wanita yang mengakibatkan pada lambatnya pergerakan metabolisme dalam tubuh.

 

  1. Kekurangan Asam Lemak Esensial

Wanita memang cenderung mengalami masalah dengan kegemukan. Apalagi jika tubuh mengalami kekurangan lemak baik seperti asam lemak esensial penghasil hormon yang berfungsi merawat dan mempertahankan metabolisme dalam tubuh.

 

  1. Pada Masa Menopouse

Masa menoupouse atau masa sudah tidak menstruasi lagi pada wanita biasanya menurunkan produksi hormon yang dimiliki. Pada sebagian wanita yang sudah menopouse, nafsu makan mereka menjadi meningkat. Hal ini lah yang nantinya berpengaruh pada berat badan yang dimiliki.

 

  1. Mengalami Gangguan Kartisol

Peningkatan produksi hormon kartisol berdampak pada meningkatnya penumpukan lemak dalam tubuh khususnya pada bagian perut, wajah, atau pundak. 

 

  1. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Wanita yang mengonsumsi obat kontrasepsi atau pil KB cenderung mengalami kegemukan pada tubuhnya. Hal ini karena adanya pergantian hormon dan juga terjadi peningkatan hormon sehingga berpengaruh pada nafsu makan yang mneingkat.

 

  1. Gula Darah Tidak Seimbang

Nafsu makan yang meningkat dan tidak terkendali mengakibatkan pada gula darah yang tidak seimbang. Hal ini mengakibatkan berat badan menjadi meningkat. Peningkatan kadar insulin dalam darah membuat seseorang menjadi sering lapar dan selalu berhasrat ingin makan.

 

  1. Sedang Hamil atau Menyusui

Wanita yang sedang hamil atau menyusui biasanya mengalami kenaikan berat badan yang cukup signifikan. Hal ini karena wanita selalu menerima makanan untuk memenuhi asupan nutrisi bagi wanita itu sendiri dan sekaligus kebutuhan janin dalam kandungan. 

Kegemukan yang dialami tidak selamanya membuat seseorang merasa nyaman. Oleh sebab itu, ada berbagai cara dilakukan untuk mengembalikan postur badan seperti keadaan sebelum mengalami kegemukan kecuali wanita yang sedang hamil atau menyusui. Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui tidak memerlukan perawatan khusus karena berat bada akan turun dengan sendirinya ketika proses menyusui nanti. Akan tetapi, untuk kasus kegemukan lainnya diperlukan perawatan agar berat bada bisa kembali normal. Tidak perlu menggunakan cara ekstrim untuk mengurangi lemak dalam tubuh, karena ada cara mudah mengatasi kegemukan asal dilakukan dengan rutin dan telaten.

 

Bahaya Obesitas

  1. Penyakit Jantung

Jantung orang obesitas bekerja lebih keras dibanding jantung orang normal untuk memompa aliran darah ke seluruh tubuh. Resiko gagal jantung terjadi jika kerja jantung sudah melampaaui batas normal.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Obesitas juga dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi. Lemak yang menumpuk biasanya akan menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga ppenderita akan mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi

  1. Gangguan pada kulit

Penyakit kulit juga dapat timbul karena obesitas. Ini dikarenakan orang obesitas memiliki permukaan tubuh yang lebih sempit dibandingkan berat badanya. Akibatnya panas tubuh tidak dapat dibuang dengan baik sehingga kulit akan mengeluarkan banyak keringat. Jika terlalu banyak keringat keluar dari kulit, maka kulit akan lebih rentan terserang penyakit kulit.

  1. Kemandulan

Masalah kesuburan juga bisa terjadi karena obesitas, terutama pada laki-laki. Jika lemak sudah menutupi area sekitar kemaluan, resiko kemandulan akan semakin berat.

  1. Stroke

Pada fase tertentu bahaya obesitas dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit stroke. Hal ini dikarenakan terjadinya penumpukan lemak pada jaringan otak.

  1. Diabetes

Resiko yang bisa dialami oleh seseorang yang menderita obesitas adalah penyakit diabetes tipe 2. Pada penderita obesitas, insulin yang dihasilkan oleh pankreas terganggu oleh komplikasi-komplikasi obesitas sehingga tidak dapat bekerja maksimal untuk membantu sel-sel menyerap glukosa. Karena kerja insulin menjadi tidak efektif, maka pankreas terus berusaha untuk menghasilkan insulin lebih banyak yang akibatnya kemampuan pankreas semakin berkurang untuk menghasilkan insulin.

  1. Osteoartritis

Saat mengalami obesitas, maka resiko terkena osteoartritis (peradangan sendi) akan semakin rentan. Bagian pada tubuh yang biasa mengalaminya adalah bagian leher, tangan, kaki, dan lutut. Hal ini terjadi karena lemak terus tertimbun dalam tubuh menyebabkan beban tubuh semakin berat dan bertambah. Akibatnya, cairan sendi menjadi berkurang lebih cepat sehingga, bagian-bagian tulang akan saling bergesekan dan rasa nyeripun akan timbul. Tak jarang, robekan-robekan pada tulang rawan sendi bisa terjadi. Walaupun tubuh memiliki sistem yang dapat memperbaikinya, namun jika terus menerus berlangsung, maka robekan bisa menjadi parah.

  1. Depresi

Depresi merupakan gangguan kesehatan yang bisa disebabkan oleh obesitas. Kurang percaya diri hingga minder bisa mengakibatkan tekanan-tekanan emosional terjadi. Tak jarang kebiasaan buruk seperti menjadi lebih sensitif dan mudah marah, menjadi salah satu emosi yang dikeluarkan saat merasa depresi sehingga gampang stres.

  1. Kanker

Baru-baru ini, sebuah fakta mengungkapkan bahwa penderita obesitas beresiko terkena beberapa jenis kanker sebesar 40%. Hormon estrogen yang diproduksi oleh sel lemak inilah, yang sebenarnya merupakan salah satu penyebab resiko kanker menjadi meningkat.

 

Cara Mengatasi Kegemukan

  1. Olah Raga

Dengan berolah raga rutin, kegemukan sudah bisa diatasi. Salah satu olah raga yang bisa dilakukan dengan mudah dan juga murah adalah dengan melakukan jogging setiap hari 15 menit. Selain bisa mengurangi berat badan akibat kegemukan, jogging juga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat dan segar setiap harinya.

  1. Konsumsi Serat

Cara mudah mengatasi kegemukan adalah dengan mengonsumsi makanan berserat setia hari maka akan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga secara tidak langsung akan mengurangi nafsu makan dan lebih terkontrol. Selain itu, makanan berserat juga bisa mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. makanan berserat juga memiliki kalori yang rendah sehingga sangat cocok untuk program makanan menurunkan berat badan.

  1. Konsumsi Protein

Makanan dengan kandungan protein yang tinggi akan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan bisa dikurangi dan kegemukan bisa dikurangi dengan mengurangi porsi makanan berkalori tinggi.

  1. Mengurangi Ngemil di Malam Hari

Kebiasaan ngemil dimalam hari sebelum tidur memang tidak baik karena berpengaruh pada bertambahnya berat badan. Oleh sebab itu, kurangi ngemil dimalam hari bisa mengurangi berat badan dan kegemukan. Jika ingin ngemil, pilihlah makanan yang rendah kalori dan lemak seperti buah-buahan.

  1. Minum Air Putih

Air putih bersifat netral dan dianjurkan untuk minum minimal 8 gelas air sehari. Dengan banyak minum, maka akan mengurangi keinginan untuk makan-makanan yang berat dan dengan kalori yang tinggi.

  1. Makan Teratur

Makan teratur tiga kali sehari dengan porsi yang pas dan terpenuhi nutrisi empat sehat lima sempurna akan menyeimbangkan setiap asupan yang diterima dan tentunya tidak berlebihan. Dengan makan teratur juga bisa mengurangi kegemukan karena makanan yang dikonsumsi cukup serat dan nutrisi lainnya.

Artikel Lainnya

Artikel, Wednesday, 17 April 2013 11:36
Artikel, Friday, 09 December 2011 15:32
Artikel, Tuesday, 10 February 2015 14:11
Gallery Foto
Copyright © 2019 All Right Reserved, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.