|
Kepala Dinas
|
Artikel
Diabetes mellitusKategori: Artikel, ditulis oleh Adminsitrator WebsiteTuesday, 03 March 2015 14:34
Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi yang disebabkan oleh gangguan pada sekresi insulin atau gangguan kerja insulin atau keduanya. Tubuh pasien dengan diabetes mellitus tidak dapat memproduksi atau tidak dapat merespon hormon insulin yang dihasilkan oleh organ pankreas, sehingga kadar gula darah meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang pada pasien tersebut.
Jika keluhan di atas dialami oleh seseorang, untuk memperkuat diagnosis dapat diperiksa keluhan tambahan DM berupa:
Mengenai pembuluh darah besar (pembuluh darah yang dapat dilihat secara mikroskopis) antara lain pembuluh darah jantung / Penyakit Jantung Koroner, pembuluh darah otak /stroke, dan pembuluh darah tepi / Peripheral Artery Disease.
Mengenai pembuluh darah mikroskopis antara lain retinopati diabetika (mengenai retina mata) dan nefropati diabetika (mengenai ginjal).
Mengenai saraf tepi. Penderita bisa mengeluh rasa pada kaki/tangan berkurang atau tebal pada kaki atau kaki terasa terbakar/bergetar sendiri. Selain di atas, komplikasi kronis DM dapat dibagi berdasarkan organ yang terkena yaitu :
Furunkel, karbunkel, gatal, shinspot (dermopati diabetik: bercak hitam di kulit daerah tulang kering), necrobiosis lipoidica diabeticorum (luka oval, kronik, tepi keputihan), selulitis ganggren,
Stroke, dengan segala deficit neurologinya
Lensa cembung sewaktu hiperglikemia (myopia-reversibel,katarax irreversible), Glaukoma, perdarahan corpus vitreus, Retinopati DM (non proliperative, makulopati, proliferatif), N 2,3,6 (neuritis optika) & nerve centralis lain
Penciuman menurun
Mulut kering, ludah kental = verostamia diabetic, Lidah (tebal, rugae, gangguan rasa), ginggiva (edematus, merah tua, gingivitis, atropi), periodontium (makroangiopati periodontitis), gigi (caries dentis)
Penyakit Jantung Koroner, Silent infarction 40% kr neuropati otonomik, kardiomiopati diabetika (Penyakit Jantung Diabetika)
Mudah terjangkit Tuberculosis (TB) paru dengan berbagai komplikasinya.
Gastrointestinal (neuropati esofagus, gastroparese diabetikum (gastroparese diabeticum), gastroatropi, diare diabetic)
Neuropati diabetik, sindroma kiemmelstiel Wilson, pielonefritis, necrotizing pappilitis, Diabetic Neurogenic Vesical Disfunction, infeksi saluran kencing, disfungsi ereksi/ impotensi, vulvitis.
Perifer: parestesia, anestesia, gloves neuropati, stocking, neuropati, kramp
Poliarthritis
Merupakan kombinasi makroangiopati, mikroangopati, neuropati dan infeksi pada kaki.
Kadar gula darah pada penderita diabetes harus bisa diturunkan hingga level normal atau mendekati normal. Berbagai metode baik herbal atau medis diterapkan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Tata cara pengobatan diabetes melitus antara lain :
Sangat penting bagi penderita diabetes untuk mengikuti aturan gaya hidup sehat. Penerapan gizi seimbang pada makanan akan berpengaruh pada jumlah kalori yang masuk sehingga turut mempengaruhi kadar gula darah. Olahraga rutin seperti bersepeda, jalan kaki, jogging dan berenang perlu dilakukan untuk membakar kalori dalam tubuh.
Pemberian obat hipoglikemik akan dilakukan apabila dalam jangka waktu dua minggu penerapan diet dan olah raga tidak mampu menurunkan kadar gula darah.
Pemberian insulin akan dilakukan oleh tenaga medis apabila kedua cara di atas tidak efektif dalam menurunkan kadar gula
Buatlah hidup anda teratur dan terjadwal didalam menjalankan aktivitas kehidupan. Ketidak teraturan dalam pola hidup akan sengat mempengaruhi kerja berbagai organ dan kelenjar
Jaga diri anda dari masuknya asupan makanan yang tidak sehat dan beresiko terhadap kesehatan dalam jangka panjang seperti makanan dengan tinggi lemak, makan yang mengandung pengawet, perasa, dan pewarna buatan
Jauhkan dari kondisi stres yang berkepanjangan, jauhi dari sikap suka marah, dan selalu menjalin hubungan dengan Tuhan dengan berbagai Ibadah dalam agama. Kondisi mental spiritual sangat berpengaruh terhadap kesehatan.
Aktifitas fisik bisa dilakukan dengan olahraga, pekerjaan yang penuh dengan aktifitas fisik seperti berbelanja ke pasar dengan jalan kaki dan lain sebagainya
Anda mengalami Obesitas atau kegemukan? Segera turunkan berat badan anda. Obesitas memiliki faktor resiko yang sangat tinggi untuk seseorang terserang berbagai penyakit berat seperti jantung koroner, kanker, dibetes melitus, dan penyakit berat lainnya.
Anda merokok dan suka minuman beralkohol? Hati-hati ! Anda telah menyiapkan masa depan yang sangat membahayakan terhadap kesehatan anda. Anda sangat rentan untuk terserang penyakit diabetes dan penyakit berat lainnya dikemudian hari.
Di alam sekitar banyak tersedia bahan-bahan herbal yang bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi penyakit diabetes seperti VCO atau Virgin Coconut Oil dan Gamat Gold. Virgin Coconut Oil atau VCO berfungsi untuk melindungi pankreas dari serangan virus penyebab diabetes sedang gamat gold sangat bermanfaat dalam menjaga vitalitas organ seperti pankreas, liver dan ginjal.
Faktor keturunan atau genetik punya kontribusi yang tidak bisa diremeh untuk seseorang terserang penyakit diabetes. Menghilangkan faktor genetik sangatlah sulit. Yang bisa dilakukan untuk seseorang bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena sebab genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan. Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup, akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.
Kegemukan bisa menyebabkan tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin. Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Segera hindari makan makanan yang tinggi kalori.
Usia dia atas 40 tahun banyak organ-organ vital melemah dan tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.
Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas. Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.
Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek. Termasuk terhadap resiko seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus. Jadilah orang yang berakal dan cerdas dengan tidak menimbun racun dalam tubuh kita walaupun rokok dianggab bisa memberikan kenikmatan. Kasihanilah tubuh anda. Efek jangka panjang rokok sungguh sangat mengerikan. Maka sangat sesuai sekali kalau agama sangat membenci rokok karena memang lebih banyak kerusakannya ketimbang manfaatnya.
Manakan berkolesterol tinggi juga diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi untuk seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus. Batasi konsumsi kolestorol anda tidak lebih dari 300 mg per hari.
Kondisi setres berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh termasuk produksi hormon insulin. Disamping itu setres bisa memacu sel-sel tubuh bersifat liar yang berpotensi untuk seseorang terkena penyakit kanker juga memicu untuk sel-sel tubuh menjadi tidak peka atau resiten terhadap hormon insulin. Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius. Banyak-banyaklah untuk selalu bertawakkal kepada Tuhan dalam setiap menghadapi masalah hidup. Bergantunglah hanya kepada Tuhan dalam setiap lika-liku kehidupan agar pikiran tenang dan beban terasa ringan.
Jagalah tekanan darah anda tetap di bawah 140/90 mmHg. Jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin. Garam yang berlebih memicu untuk seseorang teridap penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan resiko untuk anda terserang penyakit diabetes melitus.
Pada saat hamil, plasenta memproduksi hormon yang mengganggu keseimbangan hormon insulin dan pada kasus tertentu memicu untuk sel tubuh menjadi resisten terhadap hormon insuline. Kondisi ini biasanya kembali normal selah masa kehamilan atau pasca melahirkan. Namun demikian menjadi sangat beriso terhadap bayi yang dilahirkan untuk kedepan punya potensi diabetes melitus.
Ada beberapa ras manusia di dunia ini yang punya potensi tinggi untuk terserang diabetes melitus. Peningkatan penderita diabetes di wilayah Asia jauh lebih tingi dibanding di benua lainnya. Bahkan diperkirakan lebih 60% penderita berasal dari Asia.
Konsumsi obatan kimia dalam jangka waktu yang lama diyakini akan memberika efek negatif yang tidak ringan. Obat kimia ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi mengobati di sisi yang lain mengganggu kesehatan. Bahkan tidak sedikit kasus penyakit berat seperti jantung dan liver serta diabetes diakibatkan oleh terlalu seringnya mengkomsumsi obat kimia. Salah satu obat kimia yang sangat berpotentsi sebagai penyebab diabetes adalah THIAZIDE DIURETIK dan BETA BLOKER. Kedua jenis obat tersebut sangat meningkatkan resiko terkena diabetes melitus karena bisa merusak pankreas. Artikel LainnyaArtikel, Wednesday, 17 April 2013 11:36
Artikel, Sunday, 12 October 2014 15:08
Artikel, Tuesday, 09 September 2014 11:33
|
|
Gallery Foto
|
|
